Langsung ke konten utama

Pantai Duta: Harmoni Kapal Nelayan, Pasir Hitam, dan Bisik Cemara di Tepi Samudra

Pantai Laguna Kaur

Mau menghilangkan kejenuhan dengan menikmati pantai yang masih alami. Belum banyak sentuhan modernisasi pembangunan dan pencemaran lingkungan. Sehingga dapat mencerahkan fikiran anda secerah suasana pantai di sore hari. Gelombang yang mengalun longitudinal memberikan semangat baru setelah menikmatinya.

Adalah pantai laguna di Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dapat menjadi pilihannya. Ombaknya yang tidak membahayakan asyik digunakan untuk berselancar. Pantainya dengan pasir putih keemasan membuat nyaman untuk dijamah dengan kaki telanjang. Untuk anda yang ingin bermalam telah tersedia penginapan sederhana. Kalo hotel jangan ditanya.. belum ada!.



Gambaran sekilas tentang pantai laguna di Nasal Kabupaten Kaur dapat dilihat pada video diatas. Pengunjungnya tidak hanya wisatawan lokal dari Bengkulu akan tetapi dari luar Bengkulu seperti Pagar Alam dan Palembang. Karena akses jalan darat yang lebih dekat. Pantai ini juga sering dikunjungi oleh wisatawan manca negara yang sedang mengunjungi pantai Krui langsung menikmati suasana pantai di laguna Nasal ini.

Bagi anda yang datang ke pantai ini, di desa sekitar pantai banyak ditemukan makanan khas yaitu gurita. Bisa dinikmati dengan masakan lokal tentu dengan cita rasa yang khas atau dijadikan untuk oleh-oleh bagi keluarga di rumah. Penasaran silahkan kunjungi pantai ini yang berapa di ujung Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung.
 
Gambaran lokasi dan jaraknya mungkin anda lihat di google map berikut ini saja ya. Supaya lebih akurat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Tragis Gerbong Maut Bondowoso

  Berpose di Monumen Gerbong Maut Jejak Kekejaman Kolonial dan Keteguhan Perjuangan Rakyat Indonesia Di jantung Kota Bondowoso, Jawa Timur , berdiri sebuah monumen yang sunyi namun sarat makna: Monumen Gerbong Maut . Di balik wujudnya yang sederhana, monumen ini menyimpan salah satu kisah paling kelam dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia—sebuah tragedi kemanusiaan yang terjadi pada pertengahan tahun 1947 , di masa Agresi Militer Belanda I. Latar Sejarah dan Waktu Kejadian Peristiwa Gerbong Maut terjadi pada 23 November 1947 . Saat itu, situasi politik dan keamanan di Jawa Timur sangat genting. Belanda, yang ingin kembali menguasai Indonesia pasca Proklamasi 17 Agustus 1945, melakukan penangkapan besar-besaran terhadap para pejuang, tokoh masyarakat, dan orang-orang yang dicurigai mendukung Republik Indonesia. Sekitar 100 orang tahanan pejuang Indonesia dikumpulkan oleh tentara kolonial Belanda di Penjara Bondowoso . Mereka kemudian dipindahkan menuju Penjara Kal...

Pantai Abrasi Mukomuko: Di Antara Ombak, Kelapa Muda, dan Rindu yang Pulang

  Pemandangan Laut Pantai Abrasi Mukomuko Pagi di Pantai Abrasi Mukomuko selalu datang dengan cara yang lembut. Langit membuka tirainya pelan-pelan, membiarkan cahaya tipis menyentuh garis air. Ombak berderap lirih, seolah membaca puisi yang hanya dimengerti pasir dan angin. Di hari libur, pantai ini berubah menjadi ruang pertemuan—antara alam dan manusia, antara lelah dan harap, antara rindu dan pulang. Pantai Abrasi Mukomuko Pantai Abrasi Mukomuko bukan sekadar hamparan laut. Ia adalah kisah panjang tentang keteguhan. Di sini, daratan pernah digerus gelombang, garis pantai pernah bergeser, dan waktu mengajarkan arti bertahan. Namun justru dari luka itulah lahir keindahan yang jujur. Debur ombak Samudra Hindia yang tegas berpadu dengan langit luas, menciptakan pemandangan yang tak berlebihan, tapi meresap—seperti nasihat lama yang baru kita pahami ketika dewasa. Di hari libur, jejak langkah bertambah. Ada keluarga yang datang dengan tawa, ada pasangan yang memilih duduk diam sam...

Wisata Alam Baru, Air Terjun Telun Hulu Urai

Air Terjun masih alami Di Bengkulu diramaikan dengan adanya air terjun yang masih alami, belum banyak dikunjungi wisatawan. Tempatnya indah, sejuk dan akses yang tidak jauh dari jalan raya. Lokasi air terjun ini masuk di wilayah Desa Rena Jaya, Kecamatan Giri Mulya, Kabupaten Bengkulu Utara. Beberapa waktu yang lalu dikenal dengan nama milayah Padang Bano. Berada di sisi kanan jalan lintas Giri Mulya - Muara Aman, tepat saat akan memasuki bukit barisan. Jarak dari jalan raya sekitar 200 m. Jalan akses masih setapak, yang merupakan jalan ke kebun, jalan tanah. Jika hujan licin sekali tentunya. Anda akan menuruni tebing yang terjal ketika sudah masuk wilayah air terjun. Air terjun Telun Tempat wisata ini belum ada pengelolanya. terletak di antara kebun karet masyarakat. Jadi masih bebas keluar masuk. Saran saya agar pengunjung tetap menjaga keasliannya dengan jangan mencoreti tebing lumut dan membuang sampah sembarangan. Anak-anak bisa ikut mandi Jika belum jelas lok...